| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880 |
| | |
| Author | Message |
|---|
Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: [ASIA]Drag Him Out! 22nd January 2010, 13:27 | |
| Timeline: Dua hari setelah Play With Dokkaebi, sore sekitar jam 15.30. Lokasi: Koridor dekat kamar no. 13 (akan berubah seiring perkembangan) Status: Open for all! Bagi yang mau jalan-jalan silakan!
___________________
KRIET...
Untuk kesekian kalinya, pintu kamar nomor 13 berderit. Sesosok Exorcist tinggi berambut hitam dengan rambut acak-acakan muncul dari balik pintu tersebut. Ia tengah bingung mencari seseorang.
"Dimana sih!" keluhnya dengan nada sedikit kesal. Ya, ia tengah mencari Lian Jie, teman sekamarnya yang entah mengapa sering menghilang. Bahkan, sudah dicari hampir ke seluruh tempat Lian Jie masih belum juga ditemukan.
"Disana?!" Tiba-tiba, ia menyadari satu tempat yang belum ia periksa. Ya, apalagi kalau bukan arena latihan. Tempat ia mendapat sekujur luka-luka di tubuhnya akibat berlatih bersama dengan Lian Jie dan General Jeong Hu dua hari yang lalu. Hey, luka itu aki bat kecerobohanmu sendiri, bukan karena orang lain!
"Tunggu apa lagi?" pikirnya seraya melangkahkan kedua kakinya menuju arena latihan. Kelihatannya ada suatu hal yang sangat mendesak? Yah, mungkin saja...
Go to Battle Arena...
____________________ OOT: Silakan! (khususnya Lian Jie) Sudah dapat izin dari PM Lian Jie untuk nyeret Lian Jie keluar. Credit: Title taken after a show at one TV station with a little change.
Last edited by Gletsjers van Virchow on 23rd January 2010, 18:17; edited 1 time in total |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 22nd January 2010, 20:17 | |
| Lian Jie menghantamkan kepalan tangan kanannya ke sebuah boneka kayu yang biasa dipakai sebagai lawan latihan, tentunya yang bukan manusia. Bunyi benturan keras langsung membahana ke semua sudut Ruang Latihan... beserta seruan kesakitan Exorcist kecil itu, yang dilakukannya sambil melangkah mundur dan mengibas-ngibaskan tangannya itu, "OW! OW! OW!"
Sebenarnya bukan hanya tangan kanannya yang sakit, tapi rusuk kirinya yang patah berderak lagi seperti siap patah lagi. Seperti mendapat sensasi sengkil, Lian Jie membungkuk sedikit, menekan bagian dadanya yang dibalut kain perban. Mengingat penyebab luka itu, anak laki-laki itu menggerutu pada dirinya sendiri. Ya, satu-satunya penyebab patahnya rusuk kirinya itu adalah latihannya bersama sang Jenderal. Dia terkena serangan Dokkaebi dan semakin parah ketika ia me-non-aktifkan Innocence-nya.
Lian Jie menghembuskan nafas panjang dengan malas. Kalau tidak bisa latihan, bagaimana dia bisa jadi kuat? Hasil latihannya melawan beragam jurus Dokkaebi dirasanya belum cukup, belum memuaskannya.
Mata cokelat itu melirik ke jendela Ruang Latihan. Hari sudah sore. Berarti sudah hampir tiga jam dia berhasil lolos dari pengawasan staf Infirmary. Seharusnya, sih, dia belum boleh memulai latihannya lagi.
Lian Jie berjongkok, meluapkan rasa sebalnya ke lantai. Sebal, karena badannya lemah sekali! |
|  | | Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 22nd January 2010, 20:33 | |
| Lokasi: koridor ruang latihan
Glace berjalan menuju pintu ruang latihan. Di sinilah ia dan Lian Jie dilatih General Jeong Hu dua hari yang lalu. Setelah berjarak hanya beberapa senti dari pintu tersebut, ia sedikit dikejutkan oleh suara seseorang yang tampaknya tengah berlatih.
Dibukannya pintu besi tersebut perlahan. Matanya mengintip lurus ke tengah arena latihan. Tampak sesosok anak berusia sekitar 14 tahun yang sedari tadi dicari-cari olehnya.
"Ternyata memang disini!" ucapnya pendek seraya membuka pintu besi yang sedikit berderit itu lebar-lebar. Dengan perlahan (akibat luka-lukanya), ia melangkah ke tengah arena latihan, menuju tempat Exorcist berumur 14 tahun yang tengah asyik berlatih tersebut.
"Hoy... Lian Jie!" ucapnya singkat seraya menepuk pelan bahu kanan Lian Jie dengan tangan kanannya. |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 22nd January 2010, 20:43 | |
| "Hoy... Lian Jie!"
"Huah?!" Lian Jie mendongak kaget, hingga tanpa sadar belakang kepalanya membentur sesuatu yang membuatnya langsung terhuyung. "Ow, ow."
Tangan kiri Lian Jie sedang tak berdaya. Bagian dari tubuhnya yang berdekatan dengan rusuk, dan entah bagaimana menurut staf Infirmary terhubung dengan rusuknya itu, tergantung lemas digendong oleh sebuah kain yang terkalung di lehernya. Staf Infirmary itu berpesan padanya agar tidak menggerakkannya untuk aktivitas yang berat. Dan menurut Lian Jie, itu berarti tidak boleh menggunakannya sama sekali, jadi ia mengusap kepalanya yang sakit itu dengan tangan kanannya.
Kemudian dia tersadar oleh sesuatu dan langsung berbalik. Si Paman Belanda yang dia tahu bernama Virchow itu ada di belakangnya, entah sejak kapan.
"Ngapain kau di sini?!" lengking Lian Jie. |
|  | | Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 23rd January 2010, 12:32 | |
| BRAK... GUBRAK...
Glace tiba-tiba terpelanting gara-gara rahang bawahnya dihantam secara tidak sengaja oleh kepala Lian Jie.
"Ugh..." Ia mengaduh perlahan karena menerima serangan yang tak terduga (?). "...Kau ini kenapa sih!!!" ucapnya sedikit kesal sembari mengusap rahang bawah dan dagunya menggunakan tangan kanannya. Ia tak mendengarkan pertannyaan Lian Jie.
Gara-gara permasalahan ini, hampir saja ia lupa alasan mengapa ia mencari-cari Lian Jie hampir ke seluruh pelosok Black Order Cabang Asia.
"Ah... Hampir saja aku lupa..." pikirnya. "Lian Jie! Ikut aku!" Ucapnya sedikit dingin. Mungkin akibat benturan pada rahang bawahnya tadi? Mungkin saja...
Namun, belum sempat Lian Jie merespon ucapannya, tangan kanan Glace telah lebih dulu memegang kuat tangan kiri Lian Jie sembari menyeretnya ke pinggir arena latihan.
"Ayo...!" ucapnya pendek dan sedikit mengeluarkan senyum dingin. Namun, entah mengapa sedikit terasa aura gelap di sekitar Glace. |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 23rd January 2010, 13:49 | |
| "Lian Jie! Ikut aku!"
Kepala Lian Jie langsung penuh tanda tanya... atau bingung? Entah yang mana, mungkin dua-duanya. Bagian belakang kepalanya masih berdenyut-denyut, mengalahkan cedera di dadanya. Tapi ia masih mampu mengangkat wajahnya, balas memandang pemuda Hindia Belanda di hadapannya dengan heran, "Ha? Ke mana?"
Belum sempat ia menambah barang sepatah katapun, tangan kuat milik Virchow sudah menangkap tangannya yang tak sengaja dibiarkan lengah. Lian Jie tak bisa mengalahkan kekuatannya, hingga ia tersandung kakinya sendiri beberapa kali ketika menyamakan langkah dengan Virchow.
"Mau ke mana? Kau ini ngapain? Mau menculikku, ya?" protes Lian Jie yang tak tahu menahu tentang jalan pikiran Exorcist itu.
Oke, baru beberapa hari mereka bergabung, menyatukan kekuatan untuk mengalahkan Jenderal Lim Jeong Hu. Apa mungkin Virchow sudah menganggap Lian Jie menerima pertemanan mereka? Hei, jangan salah sangka, ya!
Tapi anak laki-laki itu tidak bisa mengatakan bantahannya itu karena cengkeraman Virchow kuat sekali. Tiga kali hentakan rupanya belum cukup baginya untuk bisa melepaskan diri.
Lian Jie mengambil napas dan bertanya sekali lagi dengan keras, "Hoi, mau ke mana?!"
Last edited by Li Lian Jie on 23rd January 2010, 15:23; edited 1 time in total |
|  | | Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 23rd January 2010, 14:12 | |
| Oot: Tangan Virchow nggak kekar! (protes)  . Entah mengapa saya jadi kepikiran Ade Rai... *dihajar ybs* "Mau ke mana? Kau ini ngapain? Kau mau menculikku ya?" Lian Jie menghujani Glace dengan berbagai pertannyaan. Mungkin masih ada lagi? "Sudah! Kau diam saja! Kau cukup ikuti aku!" ucapnya sambil menyeret-nyeret Lian Jie keluar dari ruang latihan yang hampir seperti kamar bagi Lian Jie. Glace tidak peduli walaupun Lian Jie terseret-seret. Atau lebih tepatnya tidak memperhatikan. "Hoi! Mau kemana" suara tinggi keluar dari anak berumur 14 tahun ini. Kelihatannya ia sangat kesal. "Kau kenal dengan baik seluk beluk kota ini kan?" tanyanya sembari melepaskan cengkraman tangannya. Oot lagi: lian jie nurut aja deh, nanti dikasih permen kok... |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 23rd January 2010, 15:35 | |
| OOC: edited =w=a permen?!
Bentakan yang muncul dari mulut sang Exorcist kecil ini rupanya ampuh sehingga Virchow berhenti dan melepaskan tangannya. Lian Jie memiringkan bibirnya selagi ia merapikan kemeja Exorcist yang dia kenakan. Berkat kekeraskepalaan lelaki yang berdiri di hadapannya itu, kemeja Lian Jie jadi agak tidak rapi. Sabuknya miring, posisi bajunya miring, dan lain sebagainya.
"Kau kenal dengan baik seluk beluk kota ini kan?"
Tak seperti yang dipikirkan Lian Jie sebelumnya, sehingga tanpa sadar Lian Jie mengeluarkan ujaran, "Eh?"
Berbagai analisis muncul di kepalanya, terutama apa yang akan terjadi jika Lian Jie menjawab "Ya" dan bagaimana kalau Lian Jie berbohong? China tentu adalah negaranya. Wilayah di sekeliling Black Order Asia tentunya sudah dia hafalkan dengan sempurna. Tapi... ada perasaan tidak enak kalau dia menjawab "ya". Mau bagaimana lagi? Kalau berbohong pun Virchow akan tahu!
Iris cokelat Li Lian Jie memandang lantai. Dia membuka mulutnya dan menjawab dengan penuh keraguan, "Ng... ada tempat yang tidak aku kunjungi sih..." lalu dia memandang galak Virchow, "Memangnya mau apa?" |
|  | | Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 23rd January 2010, 18:51 | |
| "Eh..." Lian Jie sedikit bergumam. Entah apa maksudnya mungkinkah ia tengah memikirkan sesuatu? yah... mungkin saja sih...
"Ng... ada tempat yang tidak aku kunjungi sih..." ucap Lian Jie. Entah mengapa, Glace merasakan sedikit keraguan pada ucapan Lian Jie tersebut. Cuma perasaannya saja sih mungkin...
"Ya, tidak masalah..." ucapnya singkat sebagai respon atas kalimat Lian Jie yang terdengar seperti ada keraguan. "Ayo!" ucapnya pada Lian Jie pendek. "Izinnya sudah kudapatkan, kurasa tidak ada maslah lagi untuk berkeliling dalam kota" sambungnya.
Ya, Glace memang berniat hendak mengelilingi pelosok kota hari ini. Namun, ia kurang tahu seluk beluk kota ini. Itulah sebabnya ia hendak menyeret Lian Jie keluar dari sarangnya (?) untuk membantunya berkeliling kota. Hey, lagipula apa salahnya kalau ia membawa Lian Jie bersamanya. Mungkin mereka bisa tambah akrab ? Yah mungkin saja...
-w-b... |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 24th January 2010, 11:27 | |
| Ternyata jawaban apapun yang dikeluarkan Lian Jie tak bisa menyelamatkannya dari Virchow. Mendengar jawaban Virchow yang terkesan 'pokoknya' ingin pergi dengan Lian Jie saja, membuat lian Jie bergumam ke bahunya sendiri, "Pada akhirnya kau cuma ingin pergi denganku, kan?"
"Izinnya sudah kudapatkan, kurasa tidak ada maslah lagi untuk berkeliling dalam kota"
Lian Jie menghembuskan nafas panjang, lalu memutar tumitnya.
"Aku sibuk," kata Lian Jie. Eits! Jangan sampai dia menyebut kata 'latihan' karena itu hanya akan semakin memperburuk keadaan saja. Dia berjalan kembali ke Ruang Latihan, "Cari saja orang lain. Ajak Jenderal Jeong Hu saja sana! Dia kan suka jalan-jalan. Tolong jangan ganggu aku, ya."
Oh, ya, dia menyebutkan nama yang tepat. Semoga dengan menyebut nama itu, Lian Jie akan terselamatkan dan bisa dengan bebas berlatih sembunyi-sembunyi di Ruang Latihan. Sebenarnya, dia belum diperbolehkan untuk memulai latihan kembali selama tangan kirinya masih bergelantungan di depan dadanya untuk menjaga rusuknya yang sedang dalam proses penyembuhan.
OOC: webe -w- |
|  | | Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 24th January 2010, 11:45 | |
| "Pada akhirnya kau cuma ingin pergi denganku, kan?" Ucap Lian Jie. Kelihatannya ia tidak mau ikut. bagaimana kalau diseret paksa???" Hm... boleh juga... "Pokoknya ikut saja..." Ucap Glace untuk kesekian kalinya. Kali ini entah mengapa kalimat yang keluar dari mulutnya sudah seperti penjahat yang ingin menculik seorang anak kecil. "Aku sibuk," Kata Lian Jie, namun terdengar agak terputus. Kelihatannnya ada beberapa potong kata yang tidak ingin ia ucapkan pada Glace. "Cari saja orang lain. Ajak Jenderal Jeong Hu saja sana! Dia kan suka jalan-jalan. Tolong jangan ganggu aku, ya." Sambung Lian Jie. Namun, Glace masih sedikit penasaran dengan kalimat yang terputus sebelumnya. "Sibuk latihan??? Atau..." Glace mencoba menebak-nebak. Siapapun pasti akan berpikir begitu jika melihat dimana lokasi Lian Jie sekarang ini. Ya, ruang latihan. "...kuadukan pada staf infirmari!!!" Ucapnya perlahan namun cukup nyaring untuk didengar Lian Jie. Glace dengan segera menjauh, menuju tepi ruangan latihan. Mencari-cari staf infirmari yang bisa ditemuinya untuk mengadukan Lian Jie mungkin?
OOT: mau ikut atau disemprot staf? *dihajar*  |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 24th January 2010, 12:09 | |
| "Sibuk latihan??? Atau..."
Ting! Tepat mengenai kelemahan Lian Jie. Exorcist muda itu langsung menghentikan langkahnya, tidak bergerak lebih jauh.
"...kuadukan pada staf infirmari!!!"
Lian Jie memejamkan mata. Tak salah lagi, dia mendapatkan ancaman serius. Meski demikian dia seperti mendapatkan kekuatan entah dari mana untuk tetap berekspresi tenang, seperti air tanpa riak.
Kemudian dengan satu putaran pada tumitnya, dia berbalik arah dan langsung berjalan sendirian sambil memberikan bunyi keras pada sol sepatunya. "Baiklah, tapi kita tidak akan pergi ke tempat yang ramai!"
Lian Jie menerobos pintu Aula Latihan, tak menoleh sedikit pun pada si pengajak. Rusuknya berdenyut-denyut seirama dengan degup jantungnya, berarti dia tidak boleh memaksakan diri berjalan terlalu cepat atau membuat gerakan tiba-tiba. Tapi siapa yang peduli?
Selama tidak memasuki area keramaian, bolehlah. Sudah tergambar rute-rute jalan yang dianggapnya aman baginya. Masalah Virchow yang ingin berbaur dengan orang banyak, itu bukan urusannya (kalau pemuda itu memiliki rencana itu).
Tsk. Dasar bikin repot. Kenapa harus aku yang menemanimu jalan-jalan? Itu kan acaramu sendiri! Kenapa tidak ajak orang lain saja sih? Bukannya ada banyak pilihan selain dia?!
Last edited by Li Lian Jie on 26th January 2010, 20:34; edited 1 time in total (Reason for editing : baru saja baca pengumuman, sekalian latihan) |
|  | | Zhang Huo Ju

Posts: 32 Pemilik: LLJ
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Asia Umur: 24
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 29th January 2010, 10:10 | |
| OOC: Gabung ya? Huahahahahahah!
Huo Ju menggeliat ketika berjalan keluar dari Ruang Pemecah Sandi. Setelah tiga jam penuh menghadapi sandi dan belum menghasilkan apa-apa. Oke, sandinya memang hanya disampaikan dalam selembar kertas saja. Tapi memecahkannya, kan, tidak semudah menerjemahkan bahasa asal ke bahasa target! Lagipula Huo Ju tidak punya otak secerdas Plato.
Memangnya Plato itu siapa?
Ah, sudahlah. Kepalanya sudah penat oleh simbol-simbol aneh. Sekarang, kalau dia memandang lantai koridor yang ternoda oleh debu-debu yang dibawa oleh sol-sol sepatu milik banyak orang yang pernah melewatinya, imajinasi Huo Ju langsung menunjukkan bentuk-bentuk noda itu menyerupai simbol-simbol yang selama tiga jam yang lalu selalu ditekuninya.
Huwa! Seseorang tolong hentikan imajinasi liarku ini!
Gadis itu sudah memutuskan untuk terus menjaga kewarasannya. Maka dia keluar dari kantor yang selama ini selalu mengurungnya itu, dan berjalan menyusuri koridor-koridor Black Order Asia. Kalau dipikir-pikir, dia masih baru di sini, sehingga masih perlu berorientasi dengan markas sekaligus tempat tinggal barunya kini.
Memikirkan hal itu, Huo Ju jadi teringat dengan keponakannya yang dikabarkan juga tinggal di Black Order ini sebagai Exorcist. Ingatan Huo Ju melayang pada sesosok Jenderal yang pernah ditemuinya di kehidupan lampaunya, sebelum dia menginjak markas ini.
Exorcist itu... seperti dia, ya?
"...kuadukan pada staf infirmari!!!"
Olala, ada yang menyebut "staf"? Huo Ju tahu, memang bukan dia yang dimaksud, tapi jabatan yang disebut oleh seseorang yang suaranya menggaung di balik ruangan itu menarik perhatiannya. Yah, dia juga staf, kan? Walau tentu saja tidak berkecimpung di dalam Infirmary.
Huo Ju mendongak dan melihat label "Ruang Latihan" di atas pintu berdaun dua yang terbuka separuh itu. Kemudian dia melihat seorang Exorcist tinggi berambut hitam legam sedang berjalan mencari staf yang dia maksud tadi.
"Baiklah, tapi kita tidak akan pergi ke tempat yang ramai!"
Ah, rupanya ada Exorcist lain di sana. Huo Ju tadi tidak bisa melihatnya dengan jelas karena postur tubuh anak itu kecil. Seorang anak laki-laki yang sepertinya sedang terluka. Dialah yang akhirnya menyetujui entah apa tawaran si Exorcist yang lain.
Wajah yang tampaknya dia kenal. Memang sudah lama sekali waktu memisahkan dia dengan adik perempuannya, tapi dia tak akan bisa mengingkari perasaan yang bergejolak di dalam hatinya ini, sehingga tanpa sadar dia berjalan menghampiri kedua pemuda itu dan terlontar sebuah kata yang tak direncanakannya, "Li Lian Jie, ya?" |
|  | | Gletsjers van Virchow

Posts: 215
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Asia Umur: 20
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 9th February 2010, 18:25 | |
| "Li Lian Jie ya?" Sebuah suara yang tidak terlalu dikenal oleh Glace tertangkap oleh indera pendengar Exorcist berkebangsaan Hindia-Belanda ini. Iris kecoklatannya dengan segera beralih pada sumber suara tadi.
Tampak seorang perempuan paruh baya yang tidak terlalu dikenal oleh Glace. Kelihatannya seorang staf internal. Entah bagian apa.
Untuk sesaat, ia hanya berusaha untuk tersenyum tipis pada wanita tersebut. Kenalan Lian Jie mungkin?
Ah ya! Ngomong-ngomong soal staf, bukankah Glace sedang mencari seorang staf sebagai ancaman untuk Lian Jie agar mau ikut dengannya? Mungkin sekaranglah kesempatan tersebut.
"Baiklah! Tapi kita tidak akan pergi ke tempat yang ramai!" Kali ini Lian Jie yang mengatakan sesuatu.
Hoo... Tak disangka. Ternyata Lian Jie anak yang penurut. Buktinya, ia langsung setuju setelah diberi ancaman ringan. Yah... Walaupun air mukannya masih tampak tenang.
Kali ini, Glace hanya diam. Ia menunggu respon diantara Lian Jie dan wanita paruh baya tadi. Sebenarnya apa hubungan diantara Lian Jie dan wanita ini? Entahlah! |
|  | | Li Lian Jie

Posts: 346 Pemilik: LLJ Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Asia Umur: 14
 | Subject: Re: [ASIA]Drag Him Out! 9th February 2010, 21:46 | |
| OOC: Pa-paruh baya? Paruh baya itu bukannya 50 tahun?! *gag tau sih* tapi Huo Ju kan agak sebaya sama Glace! TT^TT
Benar-benar deh. Ada-ada saja ide yang dipunyai si "Paman Virchow" ini. Padahal baru sekali mereka bekerja sama dalam satu tim untuk merobohkan Dokkaebi, dan kini sudah berani mengakrabi Lian Jie. Pakai ancaman pula!
Lian Jie meneruskan gerutuannya dalam hati, dia tak mau keceplosan dan malah membuahkan apa-apa yang bisa menjatuhkan posisinya. Bicara soal posisi, memang dia sedang dalam posisi yang tidak aman: ketahuan memulai latihan tidak pada tempatnya.
"Li Lian Jie ya?"
Kali ini muncul suara milik seorang wanita, tak begitu sering didengarnya, tapi selalu mampu menyentuh benak kecil Exorcist kecil ini. Aneh, bukan? Jarang sekali Lian Jie mau meresapi kata-kata seseorang, dan Huo Ju adalah sebuah pengecualian. Bukan karena di antara mereka pernah terjadi apa-apa. Tapi, suara Huo Ju begitu mirip dengan suara seorang wanita lain yang menggema di masa lalunya. Wanita yang kini tak akan pernah dijumpai lagi oleh Lian Jie, yang bahkan tak ingat lagi bagaimana rupa utuhnya.
Selangkah lebihnya dari Virchow, menempatkan Lian Jie di antara Virchow dan Zhang Huo Ju. Matanya menatap lekat mata wanita itu. Ekspresi nostalgia hanya diperlihatkannya tipis-tipis, sisanya hanyalah wajah datar dan dinginnya yang biasa.
"Ada apa..." tanya Lian Jie, tak bersahabat tapi juga tak mengundang permusuhan, "... Bibi?"
OOC: Ada titah dari Jeong Hu lewat Y!M~ Kita disuruh merusuh di sini XD |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|