Tambahan informasi, lagi:
Powers, Techniques and WeaknessesKalau bisa, untuk Innocence gunakan patokan
one ability, many techniques. Jadi tentukan suatu (atau dua - namun kedua ini juga tetap harus berhubungan) 'kemampuan dasar' dari Innocence tersebut, dan gunakannya sebagai patokan dalam merancang teknik, agar teknik tidak terlalu variatif dan jauh kekuatannya dari satu-sama-lain. Walaupun kemampuannya berbeda sekalipun (misalnya, ada kemampuan ofensif dan ada defensif), harus 'sama' dasarnya.
BENAR: Alana memiliki Innocence berwujud garpu tala yang bisa menghasilkan gelombang suara ultrasonik yang kekuatannya tergantung pada frekuensinya. Teknik 1: menghasilkan gelombang suara kuat yang bisa meledakkan bagian tubuh Akuma. Teknik 2: menghasilkan perisai yang 'menolak keluar' lawan yang ada pada radius 3 meter dari tempat dia berada dengan suaranya.
Bisa dilihat bahwa serangan Alana semua berdasar pada satu kemampuan dasarnya: yaitu '
menghasilkan gelombang suara ultrasonik'. Inilah yang sebaiknya dituliskan dalam bagian Kekuatan Innocence. Walau ada serangannya yang bersifat ofensif dan defensif, keduanya masih memiliki dasar yang sama.
SALAH: Alina memiliki Innocence yang wujudnya adalah belati kecil yang bisa berubah menjadi pedang
rapier. Teknik 1: bisa menghasilkan api yang membumihanguskan lawan dengan sekejap. Teknik 2: dengan diarahkan pada langit, menghasilkan petir yang bisa menyerang lawan. Teknik 3: bila musuk tertusuk pedang, maka bagian tubuh musuh yang tertusuk akan membeku.
Bisa dilihat bahwa Alina tidak dengan jelas menuliskan Kekuatan Innocence-nya apa. Tentu saja tidak bisa, karena kekuatan ini tidak beragam! Berubah menjadi rapier bukan kekuatannya; itu hanyalah wujud baru yang diambil Innocence saat teraktivasi. Kekuatannya bukan itu. Kesalahan berikutnya adalah bahwa serangannya terlalu beragam: inilah yang membuatnya tidak bisa menentukan Kekuatan Innocence secara umum apa.
Kemudian, tentang Kelemahan Innocence. Untuk kelemahan, mohon cantumkan tidak hanya efek negatif yang diperoleh dari Innocence secara jangka panjang, namun juga kelemahan definitnya, kelemahan yang SELALU ada dalam pertarungan. Juga jangan yang bersifat samar-samar dan 'konsidional' (apabila ____, maka ____, jadi harus ada keadaan khusus yang terpenuhi sebelum kelemahan berlaku). BOLEH ada, tetapi jangan CUMA itu yang cantumkan.
Pertanyaan-pertanyaan yang bisa memberi inspirasi (bayangkan Anda adalah musuh karakter Anda sendiri):
- Apa yang bisa saya lakukan untuk mengalahkan teknik ____?
- Apa dampak buruk terhadap pengguna teknik ____?
- Apa kelemahan pengguna Innocence itu yang bisa dimanfaatkan untuk mengalahkannya?
... dsb.
BENAR: Kelemahan Innocence Alina adalah bahwa garpu tala tidak bisa membantunya bertarung secara riil, dan ini tidak mendukung Alina yang pada dasarnya tidak bisa bertarung. Oleh karena itu, dia harus menjaga jarak dari musuh: akan tetapi, jangkauan serangannya tidak cukup untuk benar-benar menjaga jarak aman sehingga gaya bertarungnya sangat berisiko. Apabila garpu tala itu keluar dari jangkauannya, Alina benar-benar
defenceless dan tidak bisa menyerang.
SALAH: Lama kelamaan, penggunaan tekniknya akan mengakibatkan luka mental pada dirinya.
Apabila matahari terik, Innocence-nya akan menjadi semakin lemah. Musuh
tidak membeku sepenuhnya dalam Teknik 3.
Apa yang salah? Untuk poin 1: boleh untuk Innocence yang kemampuannya memang membebani pikiran, tetapi kelemahan ini tidak nyambung dengan jurus-jurus yang dimiliki Alana, yang nota bene tidak perlu pemikiran dalam dari pemiliknya. Kelemahan kedua, bersifat kondisional: boleh, tetapi tidak ada kelemahan yang bersifat mutlak yang selalu ada untuk mengimbangi. Kelemahan ketiga: ini hanya 'ketidaksempurnaan' teknik, bukan kelemahan. Kalau membeku sepenuhnya, itu namanya
overpower, namun tidak bisa membekukan sepenuhnya bukan kelemahan.
Semoga tambahan ini memperjelas bagi yang kebingungan

_________________
Name? My name is not important. My job is.